Cerita Dota 2: Wraith King sang Penguasa Kematian

LIGA IBC – Buat sebagian orang, pastinya pilihan Hero favorit kadang jatuh pada sosok yang mengerikan. Biasanya, karakter yang tampil jahat pasti punya kekuatan yang juga dahsyat. Setelah sebelumnya kita sempat membahas dunia iblis, Foulfell, di Dota 2, gimana kalau kita sedikit lebih fokus sama beberapa karakternya, nih.

Karakter Wraith King yang ada di Dota 2 masuk sebagai salah satu iblis yang mendiami dimensi Foulfell. Gelar raja yang dia miliki sepertinya cukup penting. Bisa jadi, Wraith King adalah salah satu Hero yang punya peran penting sebagai pemangku kekuasaan dari sebuah kerajaan gelap.

Baca Juga :Cerita Dota 2: Kunkka dan Tidehunter, Salah Paham di Peperangan

Ostarion, raja keji yang enggak kenal ampun

Semua Hero di Dota 2 punya nama yang disematkan bersama dengan gelar. Salah satunya pasti jadi nama yang dipakai sebagai panggilan Hero. Khusus untuk Wraith King, dia menyimpan sebuah nama, Ostarion, penguasa tahta tengkorak. Belum ada kepastian mengapa Ostarion mendapatkan kesaktian untuk tetap hidup meski tubuhnya hanya bersisa tulang belulang saja.

Hal ini pastinya bersinggungan sama kemampuan alami Wraith King yang bisa melakukan renkarnasi. Setiap dia mati, enggak butuh waktu lama untuk Ostarion bisa kembali ke dalam bentuknya semula. Selain sangat sulit dikalahkan, Ostarion adalah penguasa yang sangat keji. Pernah ada seorang raja yang menyerah dengan memberinya sebuah pedang sebagai bukti, namun Ostarion enggak mau membiarkan lawannya hidup dan menyerah begitu saja.

Baca Juga : 5 Fakta dota 2Yang Kalian Harus Tau BROOO

Membangun kerajaan dari sisa-sisa musuh yang dikalahkan

Sejak bergelar Skeleton King, Ostarion memang gemar menginvasi kerajaan lain. Selain aktif berperang, banyak juga musuh yang berusaha menyerang Ostarion di tahta kematian miliknya. Semuanya jatuh dan kalah di hadapan Ostarion yang agung. Sisa-sisa kekalahan lawannya ini adalah bukti kalau Ostarion adalah raja yang enggak bisa terkalahkan.

Kalau kalian cermati, hampir di dalam semua item kosmetik yang dimiliki oleh Wraith King adalah bekas baju zirah dan baju raja yang dia kalahkan. Kabarnya, Ostarion punya sihir kuat untuk membangkitkan pasukan tengkorak dari prajurit musuh yang dia kalahkan. Itulah mengapa Wraith King punya kemampuan membangkitkan pasukan tengkorak setiap dia membunuh beberapa creep atau Hero lain.

Baca Juga : Cerita Dota 2: Bloodseeker dan Dewa yang Haus Darah

Bangkit dari kematian dan jadi penguasa kerajaan hantu

Sebelum dipanggil sebagai Wraith King, Ostarion adalah seorang Skeleton King yang ditakuti. Lewat sebuah ritual, dia berhasil menghidupkan kekuatan baru yang membuatnya memiliki daging dan memendarkan cahaya hijau. Mungkin, ritual ini erat hubungannya sama Pugna maupun ras iblis yang menggunakan sihir fel berwarna hijau.

Kekuatan baru ini uniknya membuat Wraith King jadi salah satu Hero yang progresi ceritanya bisa dilihat dari pengembangan Dota 2. Selain mengubah karakternya, Wraith King kini diikat sebagai seorang iblis yang mendiami sebuah dimensi gelap. Belum ada kejelasan apakah sihir fel dari Pugna atau perjanjian dengan iblis lain membuat Wraith King bisa memperoleh Wraith Essence sehingga dia bisa menguasai kematian.

 

Kunjungi : Situs Agen Bandar Bola Terbaik Dan Terpercaya

Satu tanggapan untuk “Cerita Dota 2: Wraith King sang Penguasa Kematian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *