Cerita Dota 2: Terrorblade, Jadi Penjahat di Antara Iblis

LIGA IBC – Buat lo yang sangat gemar bermain sebagai Carry, pastinya lo pernah menggunakan Hero satu ini. Hero yang punya kemampuan khusus untuk mengubah cara bermain ini punya kecepatan serangan dan damage yang sangat besar. Kekuatan ini berangkat dari jati diri seorang Sosok Hero yang jadi seorang iblis. Enggak banyak yang mungkin tahu kalau Terrorblade punya gelar Demon Marauder.

Baca Juga :The International 2019 Sudah Keluar, Kalian Jadi Penonton atau Peserta?

Kira-kira, apa saja cerita Hero yang sangat kuat ini? Simak tulisan biofrafi Hero Menakutkan  sang Demon Marauder berikut ini.

Menentang kekuasaan para Demon Lords

Di dalam dunia Dota 2, dimensi gelap yang dianggap sebagai neraka disebut sebagai Foulfell. Kalau lo baca artikel sebelumnya yang membahas dimensi gelap Foulfell dan para Hero Dota 2 yang berasal dari dimensi tersebut, lo akan menemukan kalau ada tiga Demon Lords yang dianggap sebagai penjaga neraka. Nampaknya, Terrorblade punya masalah tersendiri kalau dia berniat untuk masuk dan berganti dimensi. Wajar kalau akhirnya para Demon Lords menganggap Tero  sebagai ancaman.

Baca Juga: Cerita Dota 2: Windranger, Putri Angin yang Pandai Memanah

Tertangkap oleh para entitas terkuat di neraka tersebut, Terrorblade dipenjara di suatu dimensi yang disebut sebagai “neraka dari neraka”. Enggak bisa dipastikan tempat di mana Tero  dikurung namun meski dipenjara, ia bisa meloloskan diri dan bisa berpindah keberadaan dengan proyeksi miliknya. Itulah mengapa kalau lo lihat Terrorblade punya kemampuan Conjure Image yang sepertinya jadi trik andalannya mengelabui para Demon Lords.

Dipenjara di sisi tergelap Foulfell

Nampaknya, Doom sebagai penguasa lapisan terdalam Foulfell jadi entitas yang memenjarakan Terrorblade. Lo bisa mendapati kalau Doom membunuh Terrorblade di dalam game Dota 2, ia akan berkata “Izh vo’acha Ozh” yang artinya, “kau bukanlah diriku”. Bisa jadi, dosa terbesar Terrorblade adalah berusaha menggulingkan kekuasaan Doom.

Baca Juga : Cerita Hero Dota 2: Invoker sang Penyihir Termahir Sejagat Dota 2

Kalau lo temukan, ada interaksi menarik lainnya saat Legion Commander berhasil membunuh Terrorblade. Nantinya, ia akan berkata “Go back to your hells” dengan proposisi ‘s’ yang berarti jamak. Ini mengukuhkan kalau Terrorblade dipenjara di dimensi yang sejatinya plural. Bisa jadi, jiwanya dipecah ke dalam beberapa fragmen dan masing-masing diikat pada dimensi Foulfell tertentu. Penjara tersebut juga bisa lo dapati diberi nama Fractal Walls atau “tembok yang pecah”.

 

Kunjungi : Situs Judi Bola Pilihan Bersama 

Satu tanggapan untuk “Cerita Dota 2: Terrorblade, Jadi Penjahat di Antara Iblis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *