Cerita Dota 2: Bloodseeker dan Dewa yang Haus Darah

LIGA IBC – Hero Dota 2 berasal dari beragam dunia dan dimensi. Ras-ras humanoid bercampur sama banyak entitas dewa yang menarik perhatian. Beragam Hero di dalamnya mendapat kekuatan yang sangat unik. Salah satunya adalah Bloodseeker yang mendapatkan kekuatan bila mampu membuat lawannya berdarah-darah. Hero ini jadi yang paling gore dan sadis di dalam game.

Baca Juga : Lore Dota 2: Darkterror, Penjelajah dari Dimensi Tanpa Waktu

Sumpah Dewa Kuno

Bloodseeker atau yang memiliki nama Strygwyr merupakan karakter yang diceritakan berasal dari ras manusia. Bangsa atau suku Strygwyr dinamakan para Bonehunter lantaran punya tradisi sakral yang masih barbar. Sebagai referensi, karakter ini mengambil tema dari kebudayaan Aztec dan Maya kuno. Hal ini bisa terlihat dari beberapa nama latar seperti pegunung Xhacatocatl yang dikatakan sebagai rumah bagi Bloodseeker.

Salah satu dewa yang dipuja oleh suku ini dinamakan Flayed Twins, atau “dewa kembar dengan kulit yang terkelupas”. Membayangkannya saja tentu sangat mengerikan. Apalagi, dewa ini ternyata hanya menerima sesembahan darah dari para musuh yang diperangi Bonehunters. Bloodseeker dipercayakan menampuk gelar “Hound of the Flayed Twins” untuk memburu para korban ritual ini.

Baca Juga :Cerita Dota 2: Makhluk Sihir Fae, Karakter Peri yang Unik

Ritual Pembantaian dan Darah

Berkat upacara sakral ini, Bloodseeker dihadiahi kekuatan untuk mencium darah. Dia disebut selalu merasakan dahaga yang tidak pernah berkesudahan. Berbeda dengan konsep drakula atau vampir, rasa haus milik Bloodseeker ini tidak bisa terpuaskan dengan hanya meminum darah. Dia bahkan dikatakan lebih suka bermandikan darah milik musuhnya.

Kemampuan kedua Bloodseeker, Blood Rite memperlihatkan simbol darah sebagai ritual ini. Kemampuan Ultimate miliknya Rupture merupakan sebuah sihir gelap untuk melukai musuhnya bila berani melarikan diri. Tentu hal ini menjadi problematik di mana diam dan menunggu Bloodseeker untuk menghunuskan belati miliknya juga berbahaya.

Baca Juga: Cerita Hero-Hero Dota 2 : Shadow Fiend Iblis Pengumpul Jiwa-Jiwa Yang Malang

Iblis Penipu, Eztzhok

Di dalam game, Bloodseeker mendapatkan dua item berkualitas Immortal. Satu pasang senjata dan topeng yang diafiliasikan sama sesosok iblis bernama Eztzhok. Ternyata, Bloodseeker pernah mengkhianati dewa kunonya dan lebih memilih untuk menyembah Eztzhok. Sang iblis menjanjikan kekuatan di atas sang dewa kuno dan wajar kalau dia sempat tergiur ajakan ini.

Diceritakan kalau ternyata Eztzhok dan The Flayed Twins merupakan dua entitas gelap yang bersaing. Entah kekuatan macam apa yang diperebutkan oleh kedua makhluk yang haus darah tersebut. Sang Dewa kuno diceritakan berhasil merebut kembali kepercayaan pelayannya ini. Meski begitu, Bloodseeker bertahan menjadi sosoknya yang sekarang dan disebutkan menjadi setengah iblis.

 

Kunjungi : Situs Agen Bandar Bola Terbaik Dan Teprercaya

Satu tanggapan untuk “Cerita Dota 2: Bloodseeker dan Dewa yang Haus Darah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *