Awan mendung seperti sedang menyelimuti Liverpool pada pekan ini

LIGA IBC – Awan mendung seperti sedang menyelimuti Liverpool pada pekan ini. Dua kekalahan beruntun dialami oleh Sadio Mane dan kawan-kawan setelah begitu perkasa di pentas domestik sejak musim 2018/19 digulirkan.

Setelah pekan lalu kalah dari Manchester City di Premier League, yang merupakan kekalahan perdana di laga domestik, Liverpool kembali kalah. Kali ini di ajang Piala FA. The Reds kalah dari Wolves dengan skor 2-1.

Namun, di balik awan mendung tersebut, ada setitik cahaya yang dihadirkan oleh pemain muda Ki-Jana Hoever. Pada usia yang masih 16 tahun, Hoever mampu menembus tim utama Liverpool dan mendapatkan laga debutnya.

Lantas, siapa sebenarnya sosok Ki-Jana Hoever? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

BACA JUGA :Real Madrid akhirnya mengumumkan bahwa mereka telah resmi memboyong gelandang serang muda Brahim Diaz

Tentang Ki-Jana Hoever

Ki-Jana Hoever bergabung dengan Liverpool pada awal musim 2018/19 ini. Tak disebut secara resmi berapa uang yang dikeluarkan oleh Liverpool untuk mendapatkan jasa pemain asal Belanda tersebut.

Sebelum pindah ke Liverpool, Hoever lebih dulu meniti karir di Belanda. Pemain yang lahir pada 18 Januari 2002 tersebut pernah bermain untuk Ajax Amsterdam. Dia sudah bermain di tim muda Ajax sejak tahun 2014, setelah sebelumnya bergabung dengan AZ Alkmaar.

Hoever juga merupakan pemain andalan timnas Belanda di kelompok usia U-17.

Meskipun usianya masih sangat muda, Hoever sudah menunjukkan bakat besar yang dia miliki. Hoever punya kemampuan yang sama baiknya saat bermain di posisi bek kanan dan bek tengah. Tentu saja ini adalah modal yang bagus untuk Hoever.

Dikutip dariĀ Sky Sports, gaya bermain Hoever disebut mirip dengan Virgil van Dijk. Hoever adalah tipikal bek tengah modern. Bukan hanya mampu mematahkan serangan lawan, tapi dia juga memulai serangan dan punya kemampuan menguasai bola dengan baik.

Jalani Debut di Usia 16 Tahun

Ki-Jana Hoever menjalani debut di Liverpool pada 15 September 2018. Tapi, itu terjadi pada level U-18. Saat itu, dia membawa Liverpool U-18 menang atas Newcastle dengan skor 4-1. Tiga hari berselang, dia bermain di ajang UEFA Youth League melawan PSG.

Terus tampil konsisten membuat Hoever naik ke Liverpool U-23. Pada 22 November 2018, dia bermain di laga Premier League International Cup, saat Liverpool kalah dengan skor 0-7 dari Villarreal U-23.

Karir Hoever melesat bagaikan roket. Setelah mendapatkan kesempatan di level usia, akhirnya kesempatan bermain di tim utama pun tiba.

Liverpool berjumpa Wolves pada babak ketiga Piala FA, Selasa (8/1) dini hari WIB. Pada menit ke-6, Jurgen Klopp memainkan Hoever untuk menggantikan Dejan Lovren yang mengalami cedera. Hoever menjalani debut sebelum berusia 17 tahun.

Pujian dari Klopp

Meskipun tidak mampu membawa Liverpool menang, performa Ki-Jana Hoever pada laga debutnya tetap mendapat pujian. Liverpool kalah dengan skor 2-1 atas Wolves, tapi Hoever dinilai sudah bermain apik di lini pertahanan.

“Tidak masuk akan untuk memainkan bocah 16 tahun, tapi dia melakukannya dengan baik. Dia bermain dan melakukan tugas dengan baik. Saat Anda dibutuhkan, ini tentang seberapa bagus Anda, bukan tentang usia Anda,” puji Jurgen Klopp.

“Hoever melakukan dengan baik, jadi menurut saja itu oke. Begitulah,” tandasnya.

Satu tanggapan untuk “Awan mendung seperti sedang menyelimuti Liverpool pada pekan ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *