5 Hero Carry yang Enggak Butuh Farming di Dota 2

Berita Esports – Di dalam Dota, posisi Carry dan hero yang dipilih harus bisa mengejar tuntutan item. Meski berperan sebagai hero untuk membunuh dan memberikan tekanan kepada tim musuh, mereka juga harus bisa menjaga farming agar bisa mengungguli tim lawan dan terus menjadi yang terkuat di dalam game.

Nah, berikut ini adalah daftar beberapa hero Carry yang bisa lo pakai untuk bertarung karena mereka enggak mempunyai kemampuan farming yang tergolong cepat.

1. Chaos Knight

 

Sebagai salah satu Hero yang muncul dari sejak versi awal DotA ketika zaman Warcraft III, Chaos Knight adalah salah satu hero Carry yang menyeramkan. Dengan kemampuan pasif critical strike lewat kemampuan Chaos Strikenya yang bisa sekaligus melakukan lifesteal, Chaos Knight adalah hero dengan physical damage yang berbahaya. Ditambah dengan kemampuan ultimatenya, Phantasm, Chaos Knight bisa mengeluarkan 4 buah ilusi yang memiliki persentase damage 100%.

Baca Juga : Raid Boss! Lima Hero Carry DOTA 2 Paling Ngeri di Patch 7.21d

Kunjungi : Situs Bandarq Online Terpercaya

Berkaca dari kemampuan ultimatenya yang GG banget, Chaos Knight adalah salah satu hero yang gak butuh tuntutan item untuk meningkatkan damagenya. Didukung oleh kemampuan Chaos Bolt untuk stun dan Reality Rift untuk menarik musuh, Chaos Knight selalu menjadi hero yang berbahaya dengan atau tanpa bantuan item.

2. Clinkz

Hero ranged punya keuntungan untuk bisa melakukan serangan dengan mengatur jarak aman. Clinkz didukung oleh kemampuan Shadow Walk yang bisa membuatnya menghilang dan dengan kemampuan lainnya, Searing Arrows dan Strafe, ia bisa meningkatkan damagesekaligus kecepatan serangan. Kemampuan ultimate yang Clinkz miliki juga bisa memberinya tambahan damage dan hit point. Dengan semua kemampuan ini, Clinkz enggak butuh banyak item untuk bisa membunuh musuh-musuhnya.

Satu hal yang harus diperhatikan saat bermain sebagai Clinkz adalah ia memiliki HP yang cukup kecil ketika ultimate Death Pact miliknya enggak aktif. Lo harus memastikan untuk selalu mengaktifkan skill itu kalau ingin melakukan kill. Dia juga enggak punya pertahanan yang baik dan kalau terlalu berkomitmen mengambil pilihan item bertahan, justru serangan Clinkz bakal lebih lembek. Gaya bermain pushing juga cocok untuk dipakai ketika ada Clinkz di dalam tim dan tanpa harus banyak melakukan farming, ia bisa jadi ancaman untuk hero dan juga bangunan.

3. Lycan

Dengan kemampuan Summon Wolves, Lycan bisa menambah jumlah pasukan untuk bertarung. Sebenarnya kemampuan ini bisa dipakai jungling, tetapi sayangnya hal itu kurang efektif karena damage tebasan Lycan maupun serigalanya tergolong lambat dan enggak besar buat dipakai farming.

Lycan adalah hero bertarung dan pushing yang kuat. Ketika ultimatenya, Shapeshift digunakan, ia akan berubah menjadi serigala besar dan semua unit miliknya akan mendapat buff Haste. Ini berarti Lycan enggak akan bisa dibikin lambat dan enggak mudah untuk ditangkap. Ketika berkerumun, unit Lycan dalam buff tersebut adalah ancaman untuk tower dan hero musuh.

4. Bloodseeker

Kemampuan Rupture dari Bloodseeker adalah salah satu skill yang berbahaya dan dapat memberi damage sangat besar. Siapapun yang terkena rupture akan mendapat damage murni setiap berjalan dan ini menjadikan Rupture bisa membunuh hero musuh dengan sangat mudah. Di lain sisi, Bloodseeker punya kemampuan pasif Thirst yang bisa bikin dia berlari cepat untuk mengejar musuh yang sedang terluka dan mendapat tambahan damage. Didukung oleh kemampuan pertamanya, Bloodrage, ia juga bisa mendapat tambahan lebih banyak damage dan kemampuan untuk mendapat regenerasi dari 40% HP musuh yang ia bunuh.

Sayangnya banyak orang keliru untuk menggunakan kemampuan ini untuk farming karena darah Bloodseeker akan selalu penuh, tapi kecepatan serangan dan minimnya damage area membuat Bloodseeker bukan hero farming yang efektif. Ia hanya butuh Black King Bar untuk bisa memimpin pertarungan. Kemampuan Blood Ritenya juga dibutuhkan untuk memberi damage dan melakukan silence saat pertarungan dan karenanya ia lebih dibutuhkan di medan perang dibanding harus berburu di hutan.

5. Dragon Knight

Salah satu hero Carry yang punya kemampuan bertahan cukup kuat adalah Dragon Knight. Didukung oleh kemampuan pasif Dragon Blood, Dragon Knight punya kemampuan regenerasi dan tambahan armor yang cukup tebal. Ia bisa diberi pilihan item bertahan atau menyerang tergantung dengan situasi dan musuh yang sedang dihadapi.

Karena kemampuan tanknya ini, Dragon Knight lebih cocok dibawa ke daerah pertarungan dibanding farming. Kecepatan serangan yang tergolong lambat dan damage yang enggak terlalu besar jadi hambatan Dragon Knight untuk bisa farming cepat.

 

Satu tanggapan untuk “5 Hero Carry yang Enggak Butuh Farming di Dota 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *